Close

Dewan Facebook Meminta Raksasa Teknologi Jangan Bergantung dengan China

Peter Theil Seorang Dewan Facebook

Peter Theil Seorang Dewan Facebook

Salah satu anggota dewan Facebook dan pendiri Palantir, Peter Thiel, bergabung dengan mantan penasihat Badan Keamanan Nasional, Robert C O’Brien, dan mantan Menteri Luar Negeri, Mike Pomeo, dalam meja bundar virtual yang diadakan oleh Richard Nixon Foundation untuk membahas bagaimana hubungan bermasalah Big Tech dengan China.

Dikutip dari Forbes di Jakarta, Kamis (8/4/21) Thiel yang juga merupakan salah satu pendiri PayPal  secara terbuka akhirnya mengkritik kecerdasan buatan Alphabet di negara China dan adanya ketergantungan Apple pada negara tersebut untuk mensuply keseluruhan rantai pasokannya.

Thiel merasa kalau para legislator harus bisa menghentikan “infiltrasi” akan pengaruh China di perusahaan teknologi yang berada di AS.

Thiel pun pada akhirnya menawarkan satu nasihat, terus berikan tekanan pada perusahaan teknologi.

“Anda perlu memanggil orang-orang tentang itu tanpa henti,” kata Thiel.

Sebagai salah satu anggota dewan Facebook sejak tahun 2005, Thiel juga membahas tentang basis karyawan jaringan sosial mempersulit perusahaan untuk dapat mengambil keputusan tegas terhadap China.

Thiel mengemukakan perdebatan di antara karyawan Facebook yang terjadi selama protes pro-demokrasi Hong Kong pada tahun 2020 adalah contoh bagaimana politik internal ini mencegah Facebook untuk mengambil sikap yang lebih anti-China.

“Karyawan dari Hong Kong semuanya mendukung protes dan kebebasan berbicara, tetapi ada lebih banyak karyawan di Facebook yang lahir di China,” kata Thiel.

“Warga negara China sebenarnya mengatakan itu hanya kesombongan Barat dan tidak boleh memihak Hong Kong dan hal-hal seperti itu. Karyawan Facebook lainnya, Anda tahu, sepertinya tidak ikut campur, tetapi debat internal terasa seperti orang-orang sebenarnya lebih anti-Hong Kong daripada pro-Hong Kong.” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments
scroll to top