Olah Raga

Kevin/Marcus Berhasil Ciptakan Hattrick di Japan Open

Japan open telah berlangsung dari 23 – 28 juli. Para atlet badminton dari Indonesia telah menunjukkan eksistensinya. Pasangan ganda putra nomor 1 dunia, Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi Gideon berhasil meraih podium tertinggi pada ajang Japan Open 2019. Pencapaian ini sekaligus membuat the minions berhasil mempertahankan gelar yang sudah mereka raih selama dua tahun terakhir. Pada 2017 dan 2018, Kevin dan Marcus berhasil meraih juara 1 di tempat yang sama.

Pada final kali ini, Kevin dan Marcus menghadapi senior mereka yakni Hendra Setiawan dan Muhammad Ahsan. Pertemuan kali ini merupakan ulangan final pada Indonesia Open 2019 yang diselenggarakan di Jakarta pada Minggu lalu. Kemenangan Minions terhadap Daddies memperpanjang rekor mereka setelah dua pasangan ganda putra kebanggaan Indonesia ini berhasil menciptakan All Indonesian Final sebanyak 3 kali pada tahun ini.

Awal tahun ini pada Indonesia Master, Kevin dan Marcus juga berhasil menjadi juara setelah mengalahkan The Daddies. Dengan hasil ini, Kevin dan Marcus juga memperpanjang rekor kemenangan melawan senior mereka. Selama 10 kali pertemuan mereka, Kevin dan Marcus meraih 8 kemenangan. The Daddies terakhir meraih kemenangan pada tahun 2016, saat itu Minions belum menjadi monster seperti saat ini.

Kevin dan Marcus berhasil meraih kemenangan dalam dua set langsung dengan skor 21-18 dan 23-21 dalam durasi permainan 38 menit. Sebenarnya The Daddies memiliki momentum untuk membuat permainan menjadi rubber game setelah berhasil meraih game poin terlebih dulu dengan skor 20-18, namun minions berhasil mengambil inisiatif dan memenangkan pertandingan.

Hendra Setiawan mengatakan bahwa dirinya tidak masalah ketika harus terkalahkan lagi oleh junior mereka. Mereka masih dan akan terus mencari solusi untuk mengalahkan peraih emas Asian Games 2018 ini. Hendra mengatakan senang dirinya dapat menciptakan kembali All Indonesian Final dua minggu beruntun. Pemain peraih emas Olimpiade Beijing 2008 ini mengatakan bahwa dirinya akan terus belajar dan berusaha keras. Meskipun tidak muda lagi, namun Hendra dan Ahsan masih memiliki mimpi yang besar untuk dapat bermain lagi tahun depan di tempat yang sama dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Related posts
Olah Raga

Timnas U-15 Lolos Ke Semifinal

Olah Raga

Indonesia Dibalik Kemenangan Ganda Putra India

Olah Raga

Empat Wakil Indonesia Dibabak Perempat Final

Olah Raga

Putusan Pemilihan Ketua Umum PSSI Dipercepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *