Riki Rhino Sebuah Film Anmasi Kreatif

0 19
Batavia Pictures menggelar Special Screening Riki Rhino sekaligus Press Conference, Kamis, (20/2/2020), di XXI Cihampelas Walk (Ciwalk) Bandung (Foto. Handry NY)

BDG.CO.ID –  Rumah Produksi Batavia Pictures dalam upayanya mengedukasi dan mengenalkan berbagai satwa langka di Indonesia akhirnya memproduksi film animasi berjudul “Riki Rhino” yang akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 27 Februari 2020.

Sebelum secara resmi tayang di bioskop seluruh Indonesia, Batavia Pictures menggelar Special Screening Riki Rhino sekaligus Press Conference, Kamis, (20/2/2020), di XXI Cihampelas Walk (Ciwalk) Bandung.

Turut hadir dalam Special Screening film animasi Riki Rhino, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Produser Riki Rhino Lucky L. Hakim dan Genesis Timotius, Sutradara Riki Rhino Erwin Budiono, Penulis Naskah Riki Rhino Cassandra Massardi, serta para pengisi suara film animasi Riki Rhino diantaranya, Mo Sidik, Dimas Danang, dan Niken Anjani.

Saat sesi Press Conference, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang turut memerankan tokoh Grada (Elang Jawa) dalam film animasi Riki Rhino mengatakan, potensi kreator dalam negeri untuk ekonomi kreatif sangat besar, “Untuk animasi khususnya di Jawa Barat, saya harap dapat lebih banyak melahirkan karya-karya yang berguna bagi banyak pihak,” ujarnya.

“Melalui film animasi Riki Rhino, saya yang berperan sebagai Grada akhirnya bisa menceritakan bagaimana bentuk Elang Jawa dengan cara yang mudah dan menyenangkan, atau kalau di Jawa Barat ada lagunya yaitu Manuk Dadali,” ujarnya.

Sutradara film animasi Riki Rhino Erwin Budiono mengungkapkan, film Riki Rhino disiapkan untuk jangka panjang, “Tantangan terbesar di film animasi ini adalah mengantarkan alur cerita,” ungkapnya, “Proses risetnya sangat panjang, karena film ini merupakan visualisasi fauna langka Indonesia,” ujarnya.

Sedangkan Penulis Naskah Riki Rhino Cassandra Massardi mengatakan, proses penulisan film Riki Rhino mempunyai tantangan tersendiri, “Di film ini kita mengisi suara hewan-hewan langka bahkan mengangkat ikon Jawa Barat yaitu Manuk Dadali,” ungkapnya.

Produser Riki Rhino Lucky L. Hakim mengungkapkan, saat ini industri perfilman Indonesia kian berkibar dibuktikan dengan banyaknya talenta yang semakin menunjukkan bakatnya, “Batavia Pictures akan terus membuka pintu kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

“Kami berharap film animasi Riki Rhino bisa diterima dengan baik oleh keluarga Indonesia,” kata Lucky L. Hakim.

Lebih lanjut Lucky L. Hakim mengatakan, pihaknya ingin menjadikan Jawa Barat sebagai pusat animasi nasional, “Studio animasi Batavia Pictures berada di Bandung, dan sebagian animator kami merupakan warga Jawa Barat,” ungkapnya, “Maka kami berharap, film animasi Riki Rhino bisa menjadi titik awal dari kemajuan industri kreatif di Jawa Barat,” pungkasnya.

Produser Riki Rhino Genesis Timotius mengungkapkan, proses pembuatan film Riki Rhino termasuk riset, pembangunan aset, produksi, hingga post produksi, memakan waktu kurang lebih 4 tahun.

“Pemilihan cast sebagai dubber dalam film Riki Rhino menjadi satu aspek penting, karena mereka akan menyuarakan pesan dalam film ini kepada masyarakat Indonesia,” pungkas Genesis Timotius.

Film animasi Riki Rhino menceritakan Badak Sumatera bernama Riki yang berpetualang bersama satwa langka Indonesia untuk melawan para pemburu hewan dan para penebang liar. (HNY)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.