Close

Perawat dianiaya di Palembang Oleh Seorang Yang Mengaku Polisi

Viral sebuah video seorang pria sedang melakukan penganiayaan terhadap seorang tenaga medis di sebuah rumah sakit. Belakangan ini korban diketahui merupakan seorang perawat yang bekerja di RS Siloam Sriwijaya Palembang.

Penganiayaan yang dilakukan oleh ayah pasien itu diduga muncul akibat masalah infus. Korban, Christina Ramauli (28), sudah minta maaf bahkan sampai bersujud, namun pelaku inisial TJ malah menendang dan menganiaya Christina.

Dalam video yang viral di social media tersebut, ternyata TJ mengaku sebagai anggota polisi.

Kasubag Humas dari Polrestabes Palembang yang bernama Kompol M Abdullah mengungkapkan, sudah masuk laporan disertai dengan bukti video yang merekam aksi kekerasan terlapor.

Penyidik Satreskrim kini tengah menjalankan persiapan untuk bisa memanggil terlapor dan para saksi untuk memberikan keterangan di kantor polisi.

“Laporannya masuk kemarin, penyidik mulai menyelidikinya,” ungkap Abdullah, Jumat (16/4) seperti yang di kutip Merdeka.com.

Dari informasi yang diterima, penganiayaan ini bermula ketika terlapor bermaksud akan menjemput anaknya yang sedang sakit dan dirawat di Siloam Sriwijaya Palembang. Terlapor nulai emosi setelah mengetahui kalau tangan anaknya berdarah setelah pelapor melepaskan jarum infus.

“Pelapor bersama perawat lain datang setelah dipanggil terlapor. Pelapor meminta maaf tapi wajahnya dipukul terlapor,” kata dia.

Tidak hanya memukul, terlapor juga menyuruh pelapor untuk meminta maaf kepada keluarganya dengan cara sujud di lantai. Kemudian pelapor pun menuruti yang diminta pelaku, namun pelapor justru kembali dianiaya.

“Saat sujud, minta maaf terlapor menendang perut pelapor sampai tersungkur,” ujarnya.

Emosi terlapor saat itu sempat mereda begitu dilerai, akan tetapi kembali naik, pelaku kemudian menjambak rambut pelapor.

Akibat dari kejadian penganiayaan tersebut, pelapor mengalami bengkak di bibir, luka memar di mata, dan perut. Sementara ini kasus tersebut sudah dimasukkan kedalam Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Comments
scroll to top