Berita

Warga Minta Ganti Rugi PLN Karena Ikan Koi Miliknya Mati

Masalah pemadaman listrik masal yang terjadi pada 4 Agustus 2019 hari Minggu lalu masih menjadi pembicaraan hangat dikalangan masyarakat. Pemadaman listrik tersebut terjadi di seluruh wilayah Jabodetabek, Banten dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Banyak aktivitas warga yang terganggu bahkan beberapa ojek online mengaku kesulitan bekerja karena tidak hanya listrik yang mati namun beberapa operator mengalami gangguan jaringan.

Kerugian terjadi pada sebagian besar warga terutama mereka yang menggunakan listrik untuk bisnis mereka ataupun memelihara peliharaan mereka. Diantaranya ialah dua warga Jakarta Selatan yang menggugat PLN ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena Ikan Koi miliknya mati.

“Saya sudah mendapatkan surat kuasa dan akan mendaftarkan ke PN Jaksel siang ini,” kata pengacara David Tobing saat dihubungi detikcom, Rabu (7/8/2019).

Dalam penjelasan pengacara tersebut dikatakan bahwa akibat listrik mati yang berlangsung selama berjam jam ini membuat Ikan Koi milik kliennya mati. Ikan Koi tersebut diantaranya  1 jenis Borodo lokal 50 cm seberat 2 kg, 2 jenis Tancho Kohaku lokal 45 cm seberat 2 kg dan satu jenis Sanke lokal 45 cm seberat 2 kg.

David mewakili kliennya meminta PLN untuk ganti rugi atas kematian ikan koi miliknya. David akan menggugat PLN melalui jalur gugatan sederhana (small claim court/SCC) agar bisa langsung diputuskan oleh pihak hakim. SCC sendiri telah diatur oleh Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana.

SCC itu diadili dalam tempo 7 hari dan maksimal 25 hari. Dalam sidang, penggugat hanya boleh meminta ganti rugi materil, tidak boleh meminta kerugian immateril. Dengan menggunakan model gugatan SCC itu, diharapkan pengadilan bisa cepat dan segera memberikan ganti rugi kepada para konsumen yang dirugikan akibat pemadaman listrik.

Memang pemadaman listrik ini membuat rugi berbagai pihak, Jokowi sendiri juga mengungkapkan kekecewaannya kepada PLN. PLN mengatakan akan melakukan melakukan pemotongan biaya listrik sebagai kompensansi kerugian. Di Australia yang pernah mengalami pemadaman selama 30 menit, warganya diberikan kompensasi gratis biaya listrik selama satu bulan.

Related posts
Berita

Pemerintah Korea Selatan Mengirim Sniper Untuk Berburu Di Perbatasan

Berita

Ada 7 Anggota TNI Yang Dicopot Dari Jabatan

Berita

Indonesia Tidak Terpengaruh Topan Hagibis

Berita

Palapa Ring Siap Diresmikan Hari Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *