Pro Kontra Penggunaan Rektor Asing di PTN

0 12

Mohammad Nasir selaku Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengusulkan dan mempertimbangkan penggunaan jasa orang asing untuk menjadi rektor atau pimpinan di kampus negeri yang ada di Indonesia. Menurut dirinya, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kampus kampus negeri di Indonesia.

Namun, usulnya ini tidak mendapat respon yang positif. Menurut banyak orang termasuk para rektor hal ini adalah hal yang mubazir.

“Saya di-bully habis-habisan, para rektor protes kepada kami, padahal kita harus belajar dari luar negeri. Singapura sukses karena rektornya dari luar negeri, Taiwan dan China maju juga rektornya dari luar negeri, bahkan Arab Saudi rektornya dari Amerika dan dosennya 40 persen dari Amerika dan Eropa, sekarang masuk peringkat 189 dunia,” jelas Mohammad Nasir.

Menteri ini nampaknya serius dengan usulannya, hal ini terbukti pada akhir Juli lalu dirinya telah melapor ke Presiden Joko Widodo terkait hal ini. Laporan ini dibutuhkan agar usulnya itu dapat terealisasi dan dibuat regulasi mengenai hal ini.

Nasir juga mengatakan tentang kriterian calon rektor sampai kampus mana yang bisa dijadikan pilot project. Para calon rektor akan ditantang satu sama lain untuk mengungkapkan cara mereka untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pengukuran kesuksesan ini dilakukan dan diukur secara kuantiatif. Misalnya, rektor yang sukses ialah rektor yang bisa membawa universitas menembus peringkat dunia lebih tinggi.

Muhammad Nasir yang juga merupakan mantan rektor Universitas Diponegoro ini juga mengatakan bahwa calon rektor haruslah sosok yang sudah memiliki pengalaman dalam memimpin sehingga dapat meningkatkan kualitas kampus.

Kampus yang menurut Muhammad Nasir cocok untuk memiliki rektor asing ialah kampus yang sudah menyandang status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum.  Di Indonesia ada 11 PTNBH dari 112 PTN yang ada di Indonesia. Kampus tersebut diantaranya ialah Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung.

Nasir menargetkan bahwa pada 2020 sudah ada PTN yang dimpimpin oleh rektor asing dan jumlahnya diharapkan terus meningkat. Ia juga berharap ada juga dosen dari luar negeri.

Leave A Reply

Your email address will not be published.