Berita

Pemerintahan DKI Belajar Kelola Sampah dari Surabaya

Ada beberapa perwakilan pejabat dari Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta dan juga perwakilan dari pembentukan peraturan daerah dari DKI yang melakukan kunjungan ke wilayah kota Surabaya untuk belajar mengelolah sampah yang dimana wilayah Surabaya sekarang di pimpin oleh Wali kota wanita Surabaya, Tri Rismaharini.

Kunjungan ini sendiri salah satu agenda untuk melakukan pembenahan atas peraturan daerah mengenai Penglolaan sampah karena adanya Intermediate Treatment Facility yang adalah sebuah program sendiri dari Jakarta untuk mengurangi jumlah sampah yang ada di Jakarta.

Anggota dari DPRD Jakarta sendiri juga mengatakan bahwa kunjungan kerja kali ini untuk menyelesaikan peraturan daerah mengenai sampah dan untuk mempelajari jika adanya overload dari sampah di daerah tertentu.

“Bantar Gerbang dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi akan tutup karena sudah overload. Perlu ada satu percepatan yang di lakukan mengingat bahwa sampah kita itu kan satu hari 7.500 ton.” Kata Bestari ketika di temui dan di hubungi oleh para jurnalis dan wartawan pada hari Selasa (30/07) lalu.

Jelas Betari sendiri jika mereka memiliki satu ITF saja itu sudah akan dapat menampung 2.200 ton sendiri maka dari itu di butuhkan tempat untuk penampungan saja kata Bestari. Dirinya juga menyatakan bahwa ada banyak hal yang menarik dari kunjungan kerjanya yang di lakukan ke Surabaya beberapa waktu lalu, karena ada salah satu momen Wali Kota Surabaya, Bu Tri Rismaharini sendiri mengatakan bahwa dirinya tidak akan biarkan perusahaan mengelola ITF jika pemerintah masih memiliki anggaran yang cukup untuk mengelolanya.

“Ada satu hal yang menarik bahwa Bu Risma mengatakan, ‘Apabila kami punya yang, maka kami tidak akan bairkan perusahaan manapunn mengelola model ITF itu. Kami akan kelola sendiri sehingga kami tidak harus membayar tipping fee’”.

Kunjungan kerja kali ini dilakukan oleh perwakilan dari DKI Jakarta sendiri karena adanya gagasan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang ingin melakukan perubahan atas peraturan Daerah No 3 Tahun 2013 yang berbicara mengenai pengelolaan sampah.

Related posts
Berita

Pemerintah Korea Selatan Mengirim Sniper Untuk Berburu Di Perbatasan

Berita

Ada 7 Anggota TNI Yang Dicopot Dari Jabatan

Berita

Indonesia Tidak Terpengaruh Topan Hagibis

Berita

Palapa Ring Siap Diresmikan Hari Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *