Berita

KPK Periksa Peraih Emas Olimpiade, Taufik Hidayat

Legenda bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat terlihat mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada Kamis pagi sekitar pukul 09.50 WIB, Taufik terlihat mendatangi Gedung Merah Putih KPK dengan mengenakan atasan berwarna putih dan langsung menunggu di kursi tamu yang disediakan di Lobby.

Sekitar 15 menit menunggu di kursi tamu, Taufik Hidayat kemudian menggunakan name tag dengan tali berwarna merah. Biasanya name tag dengan tali berwarna merah ini digunakan oleh para saksi saksi yang dibutuhkan untuk mengungkap berbagai kasus tindak pidana korupsi.

Setelah mendapatkan name tagnya, Taufik Hidayat kemudian bergegas menuju lantai 2 gedung KPK. Lantai ini juga biasanya digunakan untuk melakukan pemeriksaan para saksi. Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan bahwa kedatangan Taufik ialah untuk memberikan keterangan terkait dengan penyelidikan kasus yang terjadi di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Pengembangan dari perkara sebelumnya yang telah diproses di persidangan,” ucap Febri

KPK sampai saat ini memang sedang melakukan penyelidikan terkait pengelolaan anggaran di Kemenpora pada periode 2014 hingga 2018. Penyelidikan ini terungkap saat KPK melakukan pemeriksaan terhadap Gatot Sulistiantoro Dewa Broto selaku Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga pada akhir Juli lalu.

“Karena ada surat panggilan dari KPK untuk dimintai keterangan dalam konteks KPK ingin tahu tentang pola pengelolaan anggaran dan program sepanjang tahun 2014 sampai dengan 2018,” ujar Gatot.

Peraih emas olimpiade Athena tahun 2004 dari cabang bulutangkis ini adalah  beberapa dari saksi yang telah dan akan diperiksa oleh KPK terkait dugaan korupsi Kemenpora. KPK juga sedang melakukan pengembangan kasus dugaan suap dana hibah KONI dari Kemenpora di tahun 2018.

Terkait kasus dana hibah, KPK sudah menjerat sejumlah orang dari Kemenpora dan KONI.

Mereka ialah Ending Fuad Hamidy selaku Sekjen KONI, Johny E. Awuy selaku Bendahara Umum KONI, Mulyana selaku Deputi VI Kemenpora, Adhi Purnomo selaku Pejabat Pembuat Komitmen di Kemenpora, serta Eko Triyanto selaku staf di Kemenpora.

KPK juga sebelumnya menegaskan akan melakukan penyusutan lebih lanjut mengenai aliran dana 11,5 miliar tersebut.

Related posts
Berita

Pemerintah Korea Selatan Mengirim Sniper Untuk Berburu Di Perbatasan

Berita

Ada 7 Anggota TNI Yang Dicopot Dari Jabatan

Berita

Indonesia Tidak Terpengaruh Topan Hagibis

Berita

Palapa Ring Siap Diresmikan Hari Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *