Kapolri Resmi Diberhentikan

0 11

 

Pada hari ini Selasa 22 Oktober DPR RI mengatakan telah menyetujui surat permohonan dari Presiden Joko Widodo untuk memberhentikan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian. Seperti yang telah disampaikan oleh Ketua DPR Puan Maharani, Tito diberhentikan dengan maksud untuk mengemban tugas lain.

 

Usulan presiden tersebut telah disetujui oleh anggota DPR RI dalam rapat paripurna ke-3 masa sidang 2019-2020. Sebelumnya presiden mengajukan Surat Presiden ( Surpres) yang mengajukan sebuah usulan pemberhentian jabatan Kapolri. Surat Presiden dengan nomor R51 tersebut dikirimkan presiden kepada DPR tertanggal 21 Oktober 2019.

 

“ Sudah disetujui dan yang bersangkutan akan mengemban tugas dan jabatan lain,” sambung Puan.

 

Hal ini tentunya sudah diduga sebelumnya mengingat pada hari Senin ( 21/10) kemarin, sosok Kapolri Jenderal Tito Karnavian terlihat ikut menyambangi Istana Kepresidenan menyusul dugaan diskusi untuk pencalonan menteri pada kabinet Jokowi yang baru.

 

Tito sendiri digadang-gadang akan menteri atau kepala setingkat menteri di kementerian. Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan bahwa pemberhentian Tito dari kepolisian memang karena akan ada jabatan baru yang dipegangnya.

 

Iqbal juga mengatakan selepas bertemu dengan presiden, Tito segera berangkat untuk menyambangi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Jakarta Barat.

 

Sebelumnya ketika ditanya perihal kedatangannya ke istana, Tito menjelaskan bahwa kehadirannya lebih untuk membahas perihal pascapelantikan.

 

Dirinya mengatakan diskusi dengan presiden untuk membahas masalah keamanan dan ketertiban pasca pelantikan presiden dan wakil presiden. Saat menyambangi istana, tidak seperti kandidat menteri lainnya yang kompak menggunakan kemeja putih panjang dengan celana hitam, Tito justru terlihat mengenakan seragam resminya.

 

Hingga saat ini sudah ada sejumlah nama yang diperkirakan akan masuk ke dalam jajaran menteri pada Kabinet Kerja II Jokowi seperti Sri Mulyani, Mahfud MD, Wishnutama, Erick Thohir, dan masih banyak lagi. Sejauh ini belum ada detail mengenai nama dan jabatan yang nantinya akan diemban. Sementara itu, proses pelantikan kabinet Joko Widodo yang baru rencananya akan dilakukan pada hari Rabu 23 Oktober pagi.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.