Berita

Guyonan Hakim Arief jadi bahan tertawa

Salah satu hakim yang mengadili di Makamah Konstitusi (MK) adalah Arief Hidayat. Hakim yang satu ini sangat terkenal sejak memutuskan sengketa Pemilihan Umum mengenai kubu Prabowo dan KPU. Hari ini (23/07) Arief Hidayat mengumbar beberapa bahan yang di jadikan bahan tertawaan setiap peserta selama memimpin sidang sengketa Perolehan Hasil Pemilu Legislatif di tahun 2019 ini. Sidang di lakukan di Ruang Panel 3.

Banyak guyonan yang di ucapkan oleh Hakim Arief Hidayat, guyonan pertama adalah saat saksi dari partai Hanura meminta izin untuk membacakan perolehan suara milik Hanura di Bangkalan Madura. Disana Hakim Arief Hidayat menyebutkan, tidak apa-apa buka saja datanya, yang penting tidak buka celana. Itu membuat setiap peserta yang datang pada sidang tersebut, tertawa.

Setelah Al Taifur membeberkan data, Hakim Arief kembali membaut peserta sidang itu tersenyum dan tertawa, suasana menjadi cair. Kali ini adalah salah satu saksi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang mengirimkan wakil mereka bernama Nurcholis Zaki tidak tahu berapa pastinya perolehan suara di Kamal. Menanggapi itu, Arief mengatakan bahwa Nurcholis harusnya mengetahui karena menggunakan baju merah tanpa melihat dokumen, karena kata kata itu, seluruh peserta tertawa dan terhibut.

Hakim Arief melanjutkan, “Kalau hakimnya pakai merah bukan PDI lho ya.” Kembali memberikan jokes pada sidang hari ini (23/07). Arief kemudian kembali memberikan jokes menilai seorang Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), Fritz Edward yang hadir itu yang sekarang bekerja menjadi atasan di Bawaslu itu tidak akan main-main karena beliau galak.

“Bawaslu kan lembaga independen, tidak mungkin bermain main. Ada memang daerah tertentu yang bermain main, tapi ini kalo sekarang di bawah pak Fritz itu gak main main di bawah itu.” Kata pak Arief, “Pak Fritz itu melebihi kopassus galaknya.” Kata Arief sambil tertawa yang diikuti oleh seluruh peserta sidang.

Setelah itu, Arief meminta peserta setelah kuasa hukum dari Badan Pengawas Pemilu tersebut maju ke depan untuk melihat perolehan data dari KPU Bangkalan.

Related posts
Berita

Pemerintah Korea Selatan Mengirim Sniper Untuk Berburu Di Perbatasan

Berita

Ada 7 Anggota TNI Yang Dicopot Dari Jabatan

Berita

Indonesia Tidak Terpengaruh Topan Hagibis

Berita

Palapa Ring Siap Diresmikan Hari Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *