BeritaEkonomi dan Bisnis

Akan Menyusul Tanam Modal Ke LinkAja, 5 BUMN Segera Merapat

CEO dari Link Aja mengatakan bahwa lima Badan Usaha Milik Negara atau BUMN lainnya akan ikut dalam kepemilikan saham di dompet digital milik Link Aja. T. Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, PT. Jasa Marga (Persero) Tbk, PT. KAI (Persero) dan PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan ikut. Pihaknya juga mengatakan bahwa untuk memegang saham secra policy memang Bu Menteri. Tidak ada secara historikal yang bisa satukan delapan BUMN dengan kapasitas masing masing menjadi satu platform yaitu Link Aja. Kepemilikan saham nanti dari 100 pesen.

Sepuluh persen memang disisihkan untuk 5 BUMN selanjutnya yang akan menyusul ada kuartal II akhir tahun ini. Sebagi informasi, kepemilikan Finarya masih sepenuhnya di genggam oleh PT. Telekomunikasi seluler atau Telkomsel. Rancangan bahwa saham akan dibagikan pada beberapa BUMN lainnya yang akan terdilusi hingga tinggal memiliki dua puluh lima persen saja.

sisanya akan dimiliki oleh PT. bank mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang masing masing memiliki 20 persen. Bukan hanya itu saja, PT. Pertamina dan PT Bank Tabungan Negara Tbk(BBTN) masing masing memiliki  persen dan 1 persen untuk PT Jiwasraya. Lima BUMN ini memiliki saham dari rancangan wal di pastikan akan berubah. Manajemenbelum mau membeberkan terkait perubahan porsi kepemilikan saham tersebut.

CEO Link aja juga memamerkan beberapa keunggulan fitur dalam dompet digital yang sedang di gagas oleh BUMN. Layanan Keuangan atau Financial Service mudah dan cepat serta amann. Untuk digunakan dan menjadi kebutuhan penting untuk masyarakat modern saat ini. Karena itu, lembaga keuangan pun mulai mengembangkan transaksi non tunaninya atau cashless. Transaksi ini mampu memnuhi beberapa kebutuhan masyarakat modern pada era digotal saat ini.

Dalam memenuhi kebutuhan itu, beberapa BUMN juga bekerjasama untuk mengembangkan produk dompet digital Link Aja. Melui produk ini pun di harapkan dapat memenuhi keinginan masyarakat. Sekaligus demi mencapai visi pemerintah mencapai inklusi keuangan di masa depan nantinya. CEO dari Link Aja juga mengatakan bahwa dengan adanya dompet digital BUMN ini hadirnya bukan untuk menyaingin kompetitor seperti Go Pay milik Gojek maupun OVO milik Grab.

Related posts
Berita

Pemerintah Korea Selatan Mengirim Sniper Untuk Berburu Di Perbatasan

Berita

Ada 7 Anggota TNI Yang Dicopot Dari Jabatan

Berita

Indonesia Tidak Terpengaruh Topan Hagibis

Berita

Palapa Ring Siap Diresmikan Hari Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *